Pengertian indikator kesehatan bank


Pengertian indikator kesehatan bank


Kesehatanmerupakan hal yang penting di dalam berbagai bidang kehidupan, baik bagimanusia maupun perusahaan. Kondisi yang sehat akan meningkatkan gairah kerjadan kemampuan kerja serta kemampuan lainnya. Dengan pesatnya perkembangan perbankan di Indonesia yang antara lainditandai dengan banyaknya bank-bank yangbermunculan, maka sangat diperlukan suatu pengawasan terhadap bank-banktersebut. Kebijakanperbankan yang dikeluarkan dan dilaksanakan oleh Bank Indonesia pada dasarnyaadalah ditujukan untuk menciptakan dan memelihara kesehatan, baik secaraindividu maupun perbankan sebagai suatu sistem.

Kesehatan atau kondisi keuangandan non keuangan bank merupakan kepentingan semua pihak terkait, baik pemilik,pengelola (manajBerisi berbagai definisi dan batasan konsep-konsep yang sering dipakai dalam ilmu sosial, berserta variabel dan indikator yang sering digunakan dalam pengukurannya. Blog disusun oleh Syahyuti dari berbagai bahan, mudah-mudahan bermanfaat, terutama untuk mereka yang menjalankan penelitian.

Indikator Kesehatan Bank dan Rasio-rasio keuanganRasio-rasio keuangan yang merupakan indikator tingkat kesehatan suatu bank yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tingkat retun saham. Diantaranya capital adequacy ratio (CAR), non perfoming loans (NPL), return on equity (ROE) dan loan to deposit rasio (LDR). Berikut ini penjelasannya.1. Capital Adequacy Ratio (CAR)CAR merupakan salah satu indikator kesehatan permodalan bank.

Kegiatan tersebut antara lain. Kebijakan perbankan yang dikeluarkan dan dilaksanankan oleh BI pada dasarnya adalah ditujukan untuk menciptakan dan memelihara kesehatan, baik secara individu maupun perbankan sebagai suatu sistem. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa bank yang sehat adalah bank yang dapat menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik. Dengan kata lain, bank yang sehat adalah bank yang dapat menjaga dan memelihara kepercayaan masyarakat, dapat menjalankan fungsi intermediasi, dapat membantu kelancaran lalu lintas pembayaran serta dapat digunakan oleh pemerintah dalam melaksanakan berKesehatan atau kondisi keuangan dan non keuangan Bankmerupakan kepentingan semua pihak terkait, baik pemilik, pengelola (manajemen)Bank, masyarakat pengguna jasa Bank, Bank Indonesia selaku otoritas pengawasanBank, dan pihak lainnya.

Kondisi Bank tersebut dapat digunakan oleh pihak-pihaktersebut untuk mengevaluasi kinerja Bank dalam menerapkan prinsipkehati-hatian, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dan manajemen risiko. Perkembangan industri perbankan, terutama produk dan jasayang semakin kompleks dan beragam akan meningkatkan eksposur risiko yangdihadapi Bank. Perubahan eksposur risiko Bank dan penerapan manajemen risikoakan mempengaruhi profil risiko Bank yang selanjutnya berakibat pada kondisiBank secara keseluruhan.

Perkembangan metodologi penilaian kondisi Bank senantiasabersifat dinamis sehingga sistem penilaian tingkat kesehatan Bank harus diaturkembali agar lebih mencermiKebijakan perbankan yang dikeluarkan dan dilaksanankan oleh BI pada dasarnya adalah ditujukan untuk menciptakan dan memelihara kesehatan, baik secara individu maupun perbankan sebagai suatu sistem. Dengan kata lain, bank yang sehat adalah bank pengertian indikator kesehatan bank dapat menjaga dan memelihara kepercayaan masyarakat, dapat menjalankan fungsi intermediasi, dapat membantu kelancaran lalu lintas pembayaran serta dapat digunakan oleh pemerintah dalam melaksanakan berbagai kebijakannya, terutama kebijakan moneter.

Dengan menjalankan fungsi-fungsi tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan yPengertian Tingkat Kesehatan BankSecara sederhana dapat dikatakan bahwa bank yang sehat adalah bank yang dapat menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik. Dengan pengertian indikator kesehatan bank fungsi-fungsi tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat serta bermanfaat bagi perekonomian secara keseluruhan.Untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik, bank harus mempunyai modal yang cukup, menjaga kualitas asetnya dengan baik, dikelola dengan baik dan dioperasikan berdasarkan prinsip kehati-hatian, menghasilkan keuntungan yang cukup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya, serta memKebijakan perbankan yang dikeluarkan dan dilaksanankan oleh BI pada dasarnya adalah ditujukan untuk menciptakan dan memelihara kesehatan, baik secara individu maupun perbankan sebagai suatu sistem.

Dengan menjalankan fungsi-fungsi tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan yKesehatanan bank diartikan sebagai kemampuan suatu bank untuk melakukankegiatan operasional perbankan secara normal dan mampu memenuhi semuakewajibannya dengan baik dengan cara-cara yang sesuai dengan peraturanperbankan yang berlaku. Pengertian tentang kesehatan bank tersebut merupakansuatu batasan yang sangat luas, karena kesehatan bank memang mencakup kesehatansuatu bank untuk melaksanakan seluruh kegiatan usah perbankannya.

Kegiatantersebut mencakup. Berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atasUndang-undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, pembinaan dan pengawasan bankdilakukan oleh Bank Indonesia. Undang-undang tersebut lebih lanjut menetapkanbahwa. pengertian indikator kesehatan bank Bank wajib memelihara tingkat kesehatan bank sesuaidengan ketentuan kecukupan modal, kualitas aset, kualitas manajemen, likuditas,rentabilitas, dan aspek-aspek lain yang berhubungan dengan usaha bank, danwa.




Indikator bank kesehatan pengertian

Pengertian indikator kesehatan bank


Add a comment

Your e-mail will not be published. Required fields are marked *